| Lomba
Lukis Lahan Basah Lawalata
IPB bekerja sama dengan KPA Rasamala Sylva Lestari IPB,
mengadakan kegiatan lomba lukis lahan basah yang
diselenggarakan pada tanggal 29 Februari 2004 di Kebun Raya
Bogor. Kegiatan ini diikuti oleh siswa siswi SD yang ada di
Bogor. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai salah astu
rangkaian kegiatan memperingati hari Lahan Basah sedunia.
Kegiatan
lainnya adalah melakukan diskusi interaktif mengenai lahan
basah. Sebagai narasumber, yaitu Bapak Dibyo Sartono
Direktur Wetland Internasional Indonesia Program, dan
lainnya.
    
SELAMATKAN
KARS CIAMPEA
Kawasan kars Ciampea saat ini sedang terancam akibat adanya eksploitasi
penambangan batu kapur. Aktivitas tersebut telah
mengakibatkan kerusakan lingkungan sekitar bukit kapur
Ciampea. Saat kami melakukan pendokumentasian di kawasan
bukit kars Ciampea, kami menemukan lubang-lubang gua yang
telah hancur akibat pengeboman. Selain itu kami juga
mendapatkan lubang-lubang di dalam tanah yang sudah ditandai
untuk kemudian akan diisi mesiu dan siap untuk diledakan.
Kawasan
Ciampea perlu diselamatkan dari kehancuran. Di sana terdapat
ratusan gua, yang memberikan aliran air bagi kawasan di
bawahnya. Selain itu di kawasan ini juga ditemukan
fosil-fosil berupa hewan-hewan laut, seperti kerang, siput
yang telah membatu. Penelitian lebih lanjut mengenai apa
yang terdapat di Ciampea memang belum banyak dilakukan.
Bagi
yang mempercayai, tempat ini merupakan tempat bersejarah
bagi para leluhur masyarakat tanah jawa. Konon di dalam gua
ditemukan berbagai macam peninggalan yang bersifat spiritual
seperti Arca dan lainnya, yang saat ini sudah disimpan di
museum pasir angin di Leuwi Liang. Bukan tak mungkin apabila
diteliti kembali oleh para arkeolog, bisa ditemukan
jejak-jejak bersejarah peninggalan leluhur.
Namun
dikhawatirkan aktivitas pengeboman kawasan ini membuat
kawasan kars yang tersisa akan semakin habis. Dan sebagai
akibatnya tentu saja ketersediaan air tanah di kawasan ini
akan terganggu disamping kehilangan nilai-nilai historis
yang belum sempat tergali.
       
|